Minggu, 16 Januari 2011

Praktek Ilmu Pelet

Praktek Ilmu Pelet

    Seperti pada pembahasan sebelumnya bahwa kita dapat menciptakan sesuatu (termasuk cinta) dengan fikiran positif. Fikiran positif adalah dasar dari semua jenis ilmu agar berhasil. Biasa disebut sebagai keyakinan. Masalahnya adalah manusia baru mau yakin bila melihat bukti di hadapannya. Sayangnya, di dalam dunia supranatural, bukti akan terbentang lebar di depan mata hanya dan hanya jika kita yakin. Tanpa keyakinan tersebut, tidak ada gunanya semua hal yang dilakukan. Keyakinan itu sendiri dapat diperoleh melalui cerita keberhasilan atau menyaksikan secara langsung keberhasilan orang lain yang telah lebih dahulu mempraktekkannya.
    Setelah modal keyakinan sudah berada di dalam hati, perlu dilakukan apa yang dinamakan mantera (do’a atau ajian, dll). Ilmu pelet berbasis mantera sangat mudah ditemukan. Baik itu melalui ijazah dari seorang guru maupun didapat secara bebas dari buku dan internet. Namun pada prakteknya, ilmu pelet tidaklah sesederhana seperti membaca dongeng sebelum tidur.
    Ada banyak mantera ilmu pelet dengan cara atau ritualnya masing-masing yang unik. Namun kalau dibuat semacam kerangka, maka urutan ritualnya adalah sebagai berikut:
1. Pembukaan: biasanya dalam bentuk pembersihan diri, misalnya mandi jinabat dan wudhu. Setelah itu biasanya juga diikuti dengan pembersihan pikiran dari hal-hal negative. Langkah ini bias berupa shalat dan dzikir untuk menenangkan fikiran.
2. Pembacaan mantera atau do’a maupun ajian yang merupakan inti dari praktek ilmu pelet.
3. Penutup: setelah rangkaian praktek ilmu pelet berakhir, langkah selanjutnya adalah lupakan semua itu. Pasrahkan saja hasilnya lalu perhatikan perkembangan proses bekerjanya ilmu pelet pada diri target.


    Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam proses ritual pembacaaan mantera, antara lain:
1. Visualisasi
Visualisasi adalah teknik membayangkan tujuan yang diinginkan. Dalam hal ini adalah membayangkan rupa target praktek ilmu pelet secara utuh. Pada visualisasi ini sangat baik bila target dibayangkan rupanya secara utuh mulai dari kepala hingga kaki. Selain itu, penting juga membayangkan keinginan kita, misalnya kita bayangkan target tersenyum menatap kita dengan penuh cinta.
2. Afirmasi positif.
Afirmasi adalah rangkaian kata yang diucapkan (bisa juga di dalam hati maupun secara lisan) berulang-ulang. Umumnya mengandung isi yang sesuai dengan keinginan. Pada kenyataannya hampir semua mantera berisi afirmasi positif. Misalnya “cahaya Yusuf pada wajahku, semua yang melihatku akan mencintaiku”. Namun biasakanlah memberi energi pada sebuah afirmasi (dalam hal ini, mantera). Caranya adalah dengan menghayati arti dan makna sebuah afirmasi itu sendiri. Akan sangat menakjubkan hasilnya bila disertai visualisasi yang kuat. Pada contoh afirmasi di atas, visualisasikan cahaya terang menyelimuti wajah kita dan banyak orang tunduk atau pun bertekuk lutut di hadapan kita.
3. Sarana atau media pendukung.
Perlu disiapkan sarana misalnya berupa foto target untuk mempermudah visualisasi. Dalam beberapa praktek ilmu pelet tertentu, terkadang harus disiapkan sejenis minyak maupun buhur atau kemenyan. Sarana-sarana ini disesuaikan dengan petunjuk dari guru masing-masing. Menurut pengamatan saya, ketika menggunakan ilmu pelet yang menggunakan khodam, maka sarana-saran ini akan cukup banyak ragamnya, dan tentu saja sangat penting keberadaannya.
    Saya tekankan sekali lagi bahwa setelah melakukan praktek ilmu pelet secara lengkap, kita harus menjaga agar pola fikir tetap terjaga. Semua akan menjadi sia-sia kalau kita melakukannya namun dalam keseharian tetap dan selalu berutat dengan fikiran-fikiran bagaimana sakit hatinya perasaan kita dilukai oleh mantan pacar.

Selasa, 11 Januari 2011

Ciri-ciri Korban Ilmu Pelet


Ciri-ciri Korban Ilmu Pelet


Sebuah ilmu pelet yang sedang bekerja atas diri seseorang akan menimbulkan beberapa gejala tertentu. Gejala-gejala tersebut menjadikan ia memiliki ciri khas tersendiri. Diantara ciri-ciri korban ilmu pelet antara lain:
1.        Sering terbangun di malam hari lalu bingung, karena heran tidak mengenali tempatnya.
2.        Timbul perasaan nafsu birahi atas bayangan seseorang yang selalu saja muncul di pelupuk matanya.
3.        Sering merasa pusing kepala saat waktu maghrib, jam 22.00, dan ketika bangun tidur.
4.        Hilangnya nafsu makan.
5.        Sering mengeluarkan air mata padahal tidak sedang bersedih.
6.        Sering bingung ketika ditanyakan tentang sesuatu apapun.
7.        Mulai suka menyendiri dan mengurung diri di dalam kamar.
8.        Mulai suka bepergin namun tidak tahu arah dan tujuan.
9.        Mulai suka tersenyum, tertawa atau menangis tanpa sebab yang jelas.
10.    Saat tidur di malam hari, tiba-tiba mulai senang tidur dengan tanpa busana.
11.    Mulai sering keluar berjalan di malam hari dalam keadaan mata tertutup / berjalan sambil tidur.

Jumat, 07 Januari 2011

Kekuatan Fikiran dan Ilmu Supranatural

Bismillahirrohmanirrohiim
Tulisan ini terinspirasi daripada tulisan-tulisan Kisawung dan AnihikaFudoh pada Forum Supranatural KASKUS.
Semoga menjadi referensi bagi semua penggemar ilmu supranatural.
Amin



Sesusah anda mendapatkan orang yang anda inginkan.
Sesusah itu pula lah anda mendapatkan pelet.
Oleh karena itu.
Pelet memang tidak ada.
Buat mereka yang belum mengalaminya sendiri.
Karena pelet bukan untuk dicari.
Semaki dicari semakin tidak terbukti.
Jikapun ada yang merasa beruntung karena mendapatkan pelet yang terbukti.
Namun setelah itu siap-siaplah untuk menangis.
Karena pelet tak ada yang bertahan lama.
Tak bisa memiliki.
Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.
Semua itu adalah milikNYA.
Dan bahwa fikiran itu sangat jahat.
Jika dia berfikir ada maka ada.
Jika dia berfikir tidak ada maka tidak ada.
Jika dia berfikir ada atau tidak.
Maka jadilah antara ada dan tiada.
COGITO ERGOSUM
(Rene Descartes)





Dikutip dari Kisawung; Forum Supranatural Kaskus


Kekuatan Fikiran dan Ilmu Supranatural

    Saya tertarik untuk menulis kaitan antara kekuatan fikiran dan ilmu supranatural. Untuk membatasi cakupan pembahasan, saya mempersempit ilmu supranatural di sini adalah apa yang disebut sebagai ilmu pelet. Sebagai awal, mari kita samakan persepsi bahwa dunia ini terdapat 2 bagian besar yang bisa kita ‘manipulasi’ atau kita ‘ubah’ sesuai kehendak kita. Dunia tersebut adalah:
1. Dunia fisik / materil: yaitu dunia tempat kita hidup saat ini.
2. Universe semesta: yaitu dunia yang disebut sebagai “dunia lain”.
    Intinya bahwa universe terlebih dahulu muncul baru diikuti dengan eksistensi kita seperti sekarang ini di dunia fisik. Sehingga, apa yang terbentuk di universe, maka akan diwujudkan ke dunia fisik. Dengan kata lain, bila kita menciptakan sesuatu di universe, maka ciptaan itu akan menjadi nyata didunia fisik. Semuanya itu diciptakan melalui fikiran kita sendiri.
    Hal penting yang harus diperhatikan bahwa universe tidak mengenal kata “tidak”. Jadi kalau kita berpikir/ mengucapkan dalam hati "Saya tidak mau gagal", maka yang terjadi adalah kegagalan. Hebatnya lagi, tidak hanya yang kita pikirkan di alam sadar kita, apa yang kita pikirkan di alam bawah sadar kita pun juga telah menjadi semacam perintah penciptaan ke universe, dan yang akhirnya juga terwujud ke dunia fisik. Dengan demikian, apa yang kita pikirkan saat ini dan detik ini juga, itu sama saja dengan menciptakan sesuatu di universe dan pada akhirnya juga terjadi didunia fisik.
    Mengacu pada pembahasan di atas, maka berhati-hatilah dengan fikiran anda. Jika dikaitkan dengan ilmu pelet, ketika anda meragukan keberhasilannya maka dapat dipastikan anda akan gagal. Hal ini juga berlaku bagi yang sedang stres karena cinta dan sangat berharap akan keberhasilan ritual peletnya (sekaligus sangat takut akan kegagalan ritual tersebut). Inilah jawaban dari pertanyaan mengapa seorang yang sedang patah hati tidak pernah menemukan arti dari sebuah ilmu pelet. Lain hal dengan mereka yang mempraktekkan ilmu pelet “seperti” main-main atau tanpa beban. Mereka yang masuk dalam situasi “just for fun” itu secara tidak sadar sudah menerapkan prinsip kepasrahan. Mereka melakukan tanpa beban dalam arti tanpa memikirkan kegagalan, dan itulah faktor penentu keberhasilan. Fikiran yang tidak terikat.

Rabu, 05 Januari 2011

Ilmu Tanya Ghaib

Ilmu Tanya Ghaib yang biasanya digunakan ialah dengan cara jarak dekat
yakni ketika target ada di dekat kita, lalu kita baca mantra Tanya Ghaib itu
jika dia menunjukkan 3 tanda ini maka dinyatakan berhasil masuk pelet tsb :

1. ia terlihat sering menyentuh kepala / rambutnya
2. matanya agak memerah
3. seperti terlihat menahan tangis (matanya berkaca-kaca)



Serapah Tanya Ghaib

Inna salihinna Adam
Inna salihinna Muhammad
bukakan pintu Kabaitulloh Jabaitulloh si ... ... ... (nama target)
kok ada hatinya kepada aku , katakan kepada olehnya
kok enggan hatinya kepada aku katakan kepada olehnya
berkat La ilaha illAlloh Muhammadur Rosululloh
Hu Alloh


jika target menunjukkan tanda-tanda berikut ini :
1. ia mengusap-usap dadanya
2. ia mengusap-usap pahanya

maka hal itu berarti, pelet masih setengah-setengah berjalannya.


namun jika target menunjukkan tanda ini :
- ia mengusap atau menggaruk-garuk pantatnya

maka hal itu berarti pelet yang kita laksanakan belum berhasil.


Sumber 

Minggu, 02 Januari 2011

Bongkar Habis Pelet

   Pelet bukan berasal dari bahasa apa, karena di Jawa Tengah, Pelet berarti motif pada warongko keris. Sedangkan di Jawa Barat , Pelet itu berasal dari nama seorang tokoh legendaris, ialah Nini Pelet dari gunung Ciremai Cirebon, dan Mbah Buyut Pelet dari Pajajaran. Jadi istilah Pelet yg bertujuan untuk menarik pujaan hati, ialah berasal dari istilah ketenaran seorang tokoh yg ilmunya sangat hebat dalam bidang percintaan, yg dalam hal ini ialah tokoh dari Sunda tersebut.
   Di daerah Sumatra Melayu ilmu pelet disebut Pekasih. Di Ranah Minang disebut sebagai Pitunang. Di Kalimantan Barat disebut Kundang. Di Kalimantan Timur disebut Pitunduk. Di Tanah Batak disebut Dorma. Di Sumatera Selatan disebut Pegadisan.
 

   Reaksi ilmu pelet itu memang seolah tak terlihat namun pasti berhasil dan tidak ada yang gagal,
walau tingkat keberhasilannya ada yang full dan ada yang tidak. Banyak faktor yang menyebabkan berhasil atau tidaknya sebuah ilmu pelet. Cara membantu orang lain melalui ilmu ini ternyata sangat unik, tak hanya sekedar kita doakan dan atau kita berikan ijazah ilmunya. Namun jika tak ingin gagal, maka harus disertai dengan cerita pengalaman kita dan / atau tips cara memahami dan menggunakan ilmu tersebut. Disamping kita harus mampu membangkitkan hal yg utama sebagai syarat keberhasilan ialah semangat positive thinking dari orang yg kita bantu itu.

    Sebenarnya tingkat keberhasilan itu 100 persen, kegagalan itu hanya karena menyerah saja dan tidak kuat untuk tetap berusaha. Di samping itu, ilmu jenis ini ada penangkalnya. Penangkal pelet ialah dengan memakai "penangkal pelet". Penangkal pelet apapun jenisnya pasti bisa menawarkan pengaruh negatif dari ilmu pelet. Kembali lagi disini tergantung orangnya, sabar atau tidak tatkala sedang menghadapi masalah. Untuk mengobati bagi yg sudah terlanjur kena ialah dengan ruwatan khusus. Bisa juga melalui metode rukyah, dll. 


   Di alam, banyak terdapat media yang dapat digunakan sebagai media pelet. Di antaranya Batu Akik Combong, Kayu Yusuf, Ekor cabang dua kadal, bulu sayap burung pelatukbawang, bulu bebek kimpoi, tali ijuk cucuk hidung kerbau, ikan tempel, 7 jenis lumut, mustika kantil, dll.

    Bila kita berbicara mengenai hukum, dilihat dari sisi budaya jelas diajarkan sebagai "petuah" turun temurun dan hukumnya wajib tahu ilmu tersebut. Sedangkan dari sisi agama ialah masih terjadi selisih paham yang sangat sensitif, namun yg lebih tersohornya ialah dihukumkan haram (tergolong sihir). Untuk saat ini, uraian ilmiahnya hanyalah terdapat pada suatu perkembangan paham keilmuan Psichology saja yang menjadi suatu ilmu yang disebut sebagai Metaphysica. Uraian ilmiah lainnya masih belum dapat diterima oleh sebagian besar kalangan Scientist.


Sumber

Sabtu, 01 Januari 2011

Cara Betemu Khodam Suatu Benda Bertuah

1. Bertemu dalam mimpi.
a) taruh tasbih di sajadah (di hadapan kita).
b) Tawasul kepada:
* Nabi Muhammad SAW 1x - seikhlasnya
* Nabi Sulaiman AS 7x - 70x (disarankan 70x)
* Niezi
c) lalu taruh tasbih di bawah bantal.

Insya Allah nanti akan bertemu dengan khodamnya di dalam mimpi. Biasanya malam itu juga akan mendapat mimpi. Lakukan beberapa kali jika pada malam pertama belum mendapat mimpi. Terkadang, mimpi yang didapat tidak bertemu khodam namun ada hubungannya dengan tasbih.

2. Bertemu secara sirr (batiniyah).
a) shalat hajat 2 rakaat.
b) tawasul kepada:
* Nabi Muhammad SAW 1x - seikhlasnya.
* Nabi Sulaiman AS 7x - 70x (disarankan 70x).
* Niezi
c) baca do'a pemanggilan:
"ASSALAMU 'ALAIKUM YAA KHUDDAM HADZIHIL (sebut nama bendanya), AJIBNIY BI HUDURIKA BI HAQQI NABIYULLAH SULAIMAN AS, AL FATIHAH"

Lalu baca Al Fatihah 1x. Setelah itu bacalah "YAA KHOBIIR" 812x

Insya Allah akan bertemu dengan khodamnya. Lakukan beberapa kali berturut-turut jika pada malam pertama belum menunjukkan tanda kehadiran.

Tanda kehadiran khodam:
* merinding.
* aroma wangi.
* hembusan angin.
* ada suara menyapa terdengar di dalam batin (tidak terdengar di telinga tapi di hati / batin).
* penampakan cahaya putih yang perlahan membesar dan membentuk wujud tertentu.


Pembangkitan Tenaga Dalam

Tenaga dalam dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, ditinjau dari cara pembangkitan atau cara pengaktifannya.
Pertama, tenaga dalam yang dibangkitkan murni dari teknik pernafasan saja. Teknik pernafasan yang digunakan pun dipecah lagi, ada yang memakai full pernafasan perut, full pernafasan dada, atau kombinasi keduanya yang disesuaikan tingkatan masing-masing perguruan yang meyakini metodenya.
Nafas perut disebut juga nafas abdomen bawah. Udara yang dihirup melalui hidung langsung “dikirim” ke perut. Perut pun jadi mengembung atau mengeras sedikit. Nafas dikeluarkan lagi melalui hidung. Selesai. Untuk menggambarkan proses ini, dibuatlah skema pernafasan segitiga. Nafas tarik, nafas tahan, dan nafas lepas.
Nafas dada adalah kebalikan dari nafas perut. Udara yang dihirup melalui hidung ditahan di rongga dada selama hitungan tertentu, lalu dikeluarkan lewat hidung atau mulut. Kalau dikeluarkan lewat mulut, kadang ada yang mengiringinya sampai berbunyi seperti ngeses.
Kedua, tenaga dalam yang dibangkitkan dengan metode membaca kalimat-kalimat tertentu, seperti mantra, doa, bacaan kitab suci agama tertentu, keyakinan tertentu, zikir atau wirid tertentu. Tenaga dalam jenis ini tak mengutamakan pernafasan. Yang penting, konsisten membaca kalimat-kalimat yang diyakini pengikutnya, mampu memberikan kekuatan tertentu. Diyakini, semakin sering mengucapkan kalimat yang dimaksud, tenaga dalamnya aktif dan semakin kuat.
Ketiga, tenaga dalam yang dibangkitkan dengan cara menggabungkan teknik pernafasan dengan teknik pembacaan kalimat-kalimat tertentu. Tenaga dalam jenis ini di bangkitkan atau di pelajari menurut Ilmu Hikmah. Beberapa contoh perguruan yang menggunakan Ilmu Hikmah dalam penmbangkitan tenaga dalamnya adalah :

* Budi Suci
* Beruang Putih
* Al Hikmah
* Asma'ul Husna
* Jaya Sempurna, dsb...........

pada pelatihan tenaga dalam secara hikmah, kita lihat terdapat beberapa point yang di latih dan di selaraskan, yaitu :

* Dzikir / Amalan tertentu
* Nafas
* Visual
* Gerak / Jurus ( seperti Tendet. Jeblak, buang dsb..)

yang menarik adalah, didalam Pelatihan Tenaga Dalam secara Hikmah ini adalah, dalam hal kenaikan Tingkat Tenaga Dalam adalah sejauh mana mereka Mengamalkan amalan yang diberikan / dzikir yang diberikan.. bahkan sering kita dengar bahwa Tanda naiknya Tingkat seorang praktisi adalah melalui Firasat Mimpi berupa simbol tertentu atau sejenisnya...

selain itu terdapat pendapat yang menyatakan bahwa tanaga dalam secara hikmah memiliki Khodam Khusus dan Guru Bathin yang khusus, yang akan mengawasi dan membimbing menurut "caranya "sendiri..

tingkatan keilmuan para pengamalnya ada yang menyebutkan dengan istilah KHOTAMAN, KITAB,JURUS dll..tergantung perguruan masing masing..

selain itu, disetiap tingkat, biasanya tiap perguruan memiliki tambahan variasi amalan tertentu yang hanya dapat di Ambil apa bila taraf /tingkat keilmuannya mencukupi, seperti adanya KHOTAM PUKULAN API, KHOTAM PUKULAN PETIR yang baru bisa di ambil apabila seseorang telah cukup tarafnya..


ini adalah gambaran dasar dari pernafasan segitiga
pernafasan zikrullah secara meditasi duduk

gunanya sebagai pembangkit tenaga dalam sistem ilmu hikmah

caranya:
1. tarik nafas, dlm hati sambil baca HU ( tarik nafas dlm 5 hitungan )
2. tahan nafas, dlm hati baca ALLAH-ALLAH.. ( tahan dlm 5 hitungan)
atau Ya Allah Ya Hayyu Ya Qoyyum Ya Azhim Ya Robbal `Alamin 5x
3. keluar nafas, dlm hati baca ALLOOH (dalam 5 hitungan)

jika melakukan cara ini dengan pernafasan segitiga
maka tarik-tahan-keluar nafas harus sama hitungannya
misal tarik nafas dalam hitungan 7 maka tahan jg dlm hitungan 7
dan keluar nafas juga dalam hitungan 7
sertiap tingkatan hitungan nafas, harus dilakukan selama 7 hari,
barulah boleh naik 7 hari kedepannya dengan hitungan
yang baru..

pada saat menahan nafas, diafragma perut harus dikencangkan
sekuat mungkin, dan konsentrasi penekanan harus berada di titik
yang terletak diatas pusar (ini untuk menghindari turun bero)

Dilakukan setiap selesai sholat wajib (mohon maaf pada penulisan Indonesianya)

1. Astaghfirullah alladzim.........101 kali.
2. Subhanallah....................33 kali.
3. Alhamdulillah....................33 kali.
4. Allahuakbar......................33 kali.
5. La illahaillallah.................101 kali.

Langsung menyambung tanpa boleh diselingi/terselingi perkataan lain.

Audzubillahiminassyaitonnirojiim
Bismillahirrohmannirrohim
Astaghfirullah alladzim...(3 kali)
Syahadat
Allahuma soli ala muhammad wa ala ali muhammad.
Ya Allah Saya minta dikaruniai tenaga dalam sejati
Ya Allah Ya Rabbal alamin perkenankanlah ya Allah.
Amin...amin...amin ya Rabbal alamin.

Cara pemakainannya adalah cukup dengan memainkan nafas (bebas, sesuai kemampuan, baik dada maupun perut)
* Nafas buang, untuk tolak serangan
* Nafas tahan, untuk menahan serangan.
* Nafas tarik, untuk menarik serangan, yang kemudian dilontarkan.

Begitu juga untuk pengobatan. Tarik dahulu kemudian dibuang kearah luar si pasien (jangan dibuang ke pihak lain).

Dan juga untuk keperluan lainnya; semisal penunduk, pengasihan, mengembalikan orang minggat, menjadikan/memisahkan pasangan, dll.
Harus Ada Pembimbing
Meski anda sudah mengetahui jenis tenaga dalam ditinjau cara pembangkitannya, tetapi saya sangat tidak menyarankan anda belajar sendiri membangkitkan tenaga dalam tanpa didampingi pembimbing yang mumpuni. Jangan mencoba belajar tenaga dalam hanya dari buku, artikel, atau internet begitu saja.
Mengapa ?
Sebab walaupun anda sekiranya sudah merasa berhasil membangkitkan energi (yang anda yakini sebagai tenaga dalam), energi itu masih tak bisa dikendalikan. Agar energi bisa dikendalikan dan tidak berakibat unbalance pada tubuh serta jiwa anda, ketujuh titik chakra utama dalam tubuh anda seharusnya dibuka atau diselaraskan oleh orang yang ahli di bidang tersebut.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Lady Gaga, Salman Khan